Menurut kantor berita Ahl al-Bayt (AS) - ABNA , Situs Mejhar Al Jazeera, Selasa (14/9/2021) melaporkan, Kementerian Luar Negeri UEA menyerahkan data 9.405.840 warga asing mukim negara itu disertai surat resmi bertandatangan Hamad Matar Al Shamsi, Dirjen urusan diplomatik.
Dalam surat itu disebutkan, data ini dikirimkan ke Israel untuk menindaklanjuti surat-surat dan kesepakatan sebelumnya terkait kerja sama menjaga keamanan eksibisi internasional Expo 2020 yang rencananya diselenggarakan bulan Oktober 2021 di UEA.
Data warga asing itu mencakup nama, foto pribadi, kewarganegaraan, fotokopi paspor, nomor telepon, dan alamat mereka.
Surat tersebut juga mengatakan bahwa berdasarkan kesepakatan yang sudah ditandatangani UEA dan Israel, informasi-informasi ini sangat rahasia, dan tidak boleh digunakan untuk kepentingan lain tanpa pemberitahuan sebelumnya. (HS)
342/